TIPS: Metode Masuk Industri Kreatif

QUOTES: Industri mungkin sedikit peduli dengan “mewahnya” portofoliomu, bagus itu biasa (wajib), tetapi CARAMU bekerja menjadi point yang tidak boleh disepelekan! ~hizaro


Beberapa waktu lalu saya ditanya oleh teman mengenai metode yang baik untuk memulai berkarir di industri kreatif, animasi khususnya. Hal ini sekaligus berusaha menjawab beberapa pertanyaan serupa yg sering ditanyakan ke saya. Mungkin saja jawaban ini tidak memuaskan semua orang, karena terlalu subyektif, Saya coba jawab berdasarkan pengalaman saya bekerja sejak 1998, mula dari desain grafis, game developer, sampai ke animasi.

 

Mengenai belajar animasi sebenernya belum ada kampus yg tepat atau metode yg sesuai di Indonesia. Karena jaman sekarang sebenarnya penentunya ada di PASSION! Atau ketertarikan yg besar terhadap sebuah disiplin ilmu/bidang industri. Kebanyakan yg sukses krn punya semangat ini dan ada di tempat/waktu yg pas.
Kawah candradimuka yg bagus sebenarnya adalah praktik langsung,bekerja berdasarkan kasus sambil belajar memecahkannya. Cuma sebagian orang sekarang cenderung menghindari hal ini, mungkin karena banyak pertimbangan, maka sekolah adalah jawaban yang ‘mungkin tepat’ untuk memulainya. Tidak ada yang salahm namun menurut saya sebaiknya langsung ‘dijebloskan’ ke industri. Sebelumnya, butuh beberapa persiapan untuk bisa masuk ke industri.
Berikut metode singkat yang saya sarankan:
(1) Latihan, latihan, dan latihan
Ini penting, makanya passion jd penentu utama. Belajar dr video, forum, dan komunitas. Mempraktekan langsung yg sudah didapat melalui karya (Amati, Tiru, Modifikasi), lalu hasilnya diupload melalui forum/group animasi, nasional atau internasional. Biasanya feedback yang beragam akan muncul, baik itu yg menyukai, mengkritik, bahkan tidak menyukai karya kita. Latihan ini membuat mental kita menjadi semakin kuat dengan kritikan dan pendapat orang lain, juga biasanya komunitas memberikan referensi yang baik untuk perbaikan.

(2) Siapkan uang untuk beli DVD tutorial
Ada banyak situs penyedia tutorial bagus, dan harganya relatif terjangkau, sekitar 100rb s.d 500 rb. Materi-materi dari desain hingga animasi banyak tersedia di internet melalui situs-situs berbasis tutorial (Lynda, Gnome, dll). Jika dirasa mahal, download saja tutorial gratis berbasis komunitas seperti di youtube/vimeo, walaupun jika dihitung biaya modem dan internet kurang lebih sama.
(3) Membuat portofolio
Sebelum masuk ke industri sebenarnya, seorang artist/calon artist butuh portofolio/showreel, nah ada beberapa hal untuk menstandarkannya, salah satunya dengan melihat showreel orang lain yang banyak tersebar di youtube/vimeo. Dengan melihatnya, kita bisa tahu kualitas seperti apa yang bisa dikejar/dicapai. Jika belum, maka harus distandarkan.
(4) MAGANG
Dengan portofolio tadi kita bisa menggunakannya untuk melamar magang kerja langsung di studio kreatif atau agency kreatif. Disanalah TEMPAAN sebenernya dimulai. Kita menjadi tahu workflow yang sebenarnya, bagaimana industri menciptakan animasi dari yang hanya ide saja sampai selesai menjadi sebuah animasi/video/desain. Diproses magang ini, kita jadi punya standar kerja, dari yg biasa saja, menjadi berkualitas seperti tuntutan industri.
… Next Step >>
Jika beruntung dan kerjaan kita bagus, pada saat magang biasanya dapat tawaran kerja. Jika cocok lanjut saja untuk mulai menerima pekerjaan profesional. Jika tidak, dari proses magang tadi tentu kualitas karya kita bertambah bagus, bisa digunakan untuk melamar ke studio yang lebih terkenal/mempunyai standar tinggi.
Langkah-langkah tersebut tentunya tidak akan berjalan efektif tanpa ketertarikan yang besar dan kerja keras terus menerus.Latihan membuat ‘otomasisasi’ skill yang terus menerus akan bertambah kualitasnya. Konsistensi menerima tanggung jawab yang besar dan semakin besar akan mendewasakan penguasaan atas skill, cara bekerja, dan attitude.
Begitu kira-kira beberapa hal yg bisa saya sampaikan. Sebaiknya sebelum memulai semuanya, ada baiknya bertanya dulu kepada diri sendiri, apa yang BENAR-BENAR MENJADI PASSION KITA. Apa benar suka, berniat, atau cuma ikut-ikutan teman saja? Dengan begitu tidak akan salah langkah dan semakin cerah masuk ke industrinya.
~ Semoga Bermanfaat
Sumber:
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Dikelola oleh WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: